Majene, – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majene menyelenggarakan agenda penanaman jagung serentak se-Indonesia pada Selasa (21/1). Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman jagung satu juta hektar yang digagas Kementerian Pertanian bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., Dandim 1401/Majene Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T., M.I.P., Kajari Majene Dr. Beny Siswanto, S.H., M.H., dan para pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan dimulai dengan mengikuti pengarahan dari Kapolri dan Menteri Pertanian melalui konferensi video. Setelah itu, dilakukan penanaman simbolis oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kapolres Majene, Dandim 1401/Majene, Ketua DPRD Kabupaten Majene, dan Kadis Pertanian. Penanaman jagung ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Majene.
Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin, menyatakan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen nyata dalam menjaga keberlanjutan pangan. “Hari ini, kami telah menanam 4 hektar jagung di beberapa lokasi. Total lahan yang disiapkan untuk program ini mencapai 12 hektar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci sukses kegiatan ini.
Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan bahwa jagung dipilih sebagai salah satu komoditas utama karena potensinya dalam mendukung swasembada pangan nasional. Penanaman ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat di sektor pertanian. “Kami berharap langkah ini dapat menjadi awal yang baik untuk mencapai kemandirian pangan di masa depan,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Asisten II Kabupaten Majene, Drs. H. Abdul Rahim, M.M., CGCAE. Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pertanian dan Kapolri. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan hari ini. Program ini membuktikan komitmen bersama dalam mendukung agenda nasional,” jelasnya.
Kadis Pertanian Kabupaten Majene, Andi Adlina Basharoe, SP., M.Si., turut menyampaikan pandangannya. Ia menyatakan bahwa program ini sangat membantu kelompok tani di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Majene. “Hari ini, kami meluncurkan program penanaman jagung secara serentak di delapan kecamatan. Ini merupakan langkah yang sangat bermanfaat bagi petani dalam meningkatkan hasil produksi,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.








