Majene,– Pemerintah Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting pada Selasa, 2 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis desa dalam menekan angka stunting sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan masalah gizi kronis pada anak.
Rembuk stunting ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari aparat desa, Babinkamtibmas, pendamping desa, Ketua PKK, Pendamping KB kecamatan ulumanda, kader posyandu, bidan desa, BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Puskesmas dan UPTD KB. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Desa Tandeallo.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Tandeallo, Budiamin, S.Pd, bahwa rembuk stunting merupakan forum penting untuk menyamakan persepsi dan merumuskan rencana aksi bersama. “Kami berkomitmen menjadikan penanganan stunting sebagai prioritas pembangunan desa. Anak-anak kita harus tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pemaparan data stunting yang telah dihimpun dari kader dan tenaga kesehatan desa. Dari hasil pemetaan, selanjutnya dirumuskan berbagai langkah intervensi spesifik dan sensitif yang akan dituangkan dalam RKP Desa tahun 2026.
Rembuk stunting ini diharapkan menjadi tonggak awal yang kuat dalam menciptakan generasi sehat dan bebas stunting di Desa Tandeallo. Pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat bersepakat untuk terus berkolaborasi demi masa depan anak-anak yang lebih baik.







