MAJENE, – Pemerintah Kabupaten Majene resmi melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan 36 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Majene. Prosesi yang berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Senin (8/6/2026), dirangkaikan dengan kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh PSC 119 Kabupaten Majene di bawah koordinasi Aslam sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Pelantikan dan penyematan pin Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dipimpin langsung oleh Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., Sekretaris Daerah H. Ardiansyah, S.STP., Ketua DPRD Kabupaten Majene M. Idwar, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene.
Dari total 36 PNS yang dilantik, tujuh di antaranya merupakan tenaga kesehatan dengan spesialisasi dokter. Kehadiran tenaga medis tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan dukungan sumber daya kesehatan yang memadai.
Dalam sambutannya, Bupati Majene menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar pencapaian administratif atau peningkatan kesejahteraan, melainkan amanah besar yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pelantikan hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Hari ini Anda dilantik dan disumpah, maka besok harus sudah ada aksi nyata dalam bekerja dan melayani masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan seluruh ASN yang baru dilantik agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Selain itu, Bupati memberikan perhatian khusus kepada para pegawai yang bertugas di daerah terpencil maupun wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, seperti di Puskesmas Ulumanda dan Malunda. Ia meminta agar para pegawai tetap menunjukkan dedikasi tinggi, loyal terhadap penugasan, serta tidak terburu-buru mengajukan perpindahan tempat kerja.
“Jalankan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Hindari penyalahgunaan kewenangan jabatan, jaga loyalitas, serta bangun kebersamaan yang harmonis dengan sesama ASN demi menjaga nama baik institusi,” pesannya.
Pelantikan 36 PNS ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Majene dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia aparatur sipil negara yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah. Dengan bertambahnya tenaga ASN yang definitif, diharapkan kualitas pelayanan publik dapat semakin meningkat serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih optimal.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Majene berharap para PNS yang baru dilantik dapat menjadi teladan di lingkungan kerja, membanggakan keluarga dan daerah, serta menjadi motor penggerak pembangunan yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Majene.(*)








