Majene  

Warga Tandu Jenazah 20 KM, Harapan untuk Pembangunan Ruas Jalan Poros Salutambung-urekang Kembali Disuarakan

Fhoto : Situasi saat Warga Tandu Jenazah 20 KM

Majene, — Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, ketika sejumlah warga harus menandu jenazah sejauh kurang lebih 20 kilometer dari Desa Tandeallo menuju Desa Ulumanda. Akses yang terbatas akibat kondisi jalan yang rusak dan belum memadai memaksa warga untuk menempuh jalur ekstrem dengan berjalan kaki di sepanjang rabat beton yang belum tersambung dengan baik.

Baca Juga  Rehabilitasi Perpustakaan SDN 19 Rangas Dorong Literasi Siswa di Majene

Penjabat Kepala Desa Ulumanda, Ismail, menyuarakan keprihatinannya kepada media pada senin malam (09/06/2025), atas kondisi infrastruktur tersebut. Ia berharap pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Salutambung – Urekang dapat menjadi prioritas bagi pemerintah di semua tingkatan, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Kami sangat berharap pembangunan ruas jalan khususnya Salutambung–Urekang, senantiasa menjadi perhatian utama. Kami mohon semoga pembangunan ini mendapat hidayah dari Allah SWT dan terus ada tambahan anggaran setiap saat demi mengurangi beban masyarakat,” ujar Ismail.

Baca Juga  Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Tammerodo Sendana, Wujud Nyata Kepedulian pada Generasi Emas

Menurutnya, akses jalan yang layak sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama warga Desa Ulumanda dan Desa Popenga yang selama ini menjadi salah satu wilayah terjauh dari pusat pemerintahan kecamatan. Jalan poros ini dinilai sangat vital untuk mendukung aksesibilitas pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Baca Juga  Bupati Majene Tegaskan RPJMD 2025–2029 Sebagai Arah Strategis Pembangunan Daerah"

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur yang lebih memadai agar kejadian seperti menandu jenazah tidak lagi terulang, serta demi terciptanya keadilan pembangunan di daerah-daerah terpencil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *