Majene, — Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, ketika sejumlah warga harus menandu jenazah sejauh kurang lebih 20 kilometer dari Desa Tandeallo menuju Desa Ulumanda. Akses yang terbatas akibat kondisi jalan yang rusak dan belum memadai memaksa warga untuk menempuh jalur ekstrem dengan berjalan kaki di sepanjang rabat beton yang belum tersambung dengan baik.
Penjabat Kepala Desa Ulumanda, Ismail, menyuarakan keprihatinannya kepada media pada senin malam (09/06/2025), atas kondisi infrastruktur tersebut. Ia berharap pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Salutambung – Urekang dapat menjadi prioritas bagi pemerintah di semua tingkatan, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat.
“Kami sangat berharap pembangunan ruas jalan khususnya Salutambung–Urekang, senantiasa menjadi perhatian utama. Kami mohon semoga pembangunan ini mendapat hidayah dari Allah SWT dan terus ada tambahan anggaran setiap saat demi mengurangi beban masyarakat,” ujar Ismail.
Menurutnya, akses jalan yang layak sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama warga Desa Ulumanda dan Desa Popenga yang selama ini menjadi salah satu wilayah terjauh dari pusat pemerintahan kecamatan. Jalan poros ini dinilai sangat vital untuk mendukung aksesibilitas pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Masyarakat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur yang lebih memadai agar kejadian seperti menandu jenazah tidak lagi terulang, serta demi terciptanya keadilan pembangunan di daerah-daerah terpencil.







