Majene,– Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Rabu (18/2/2026), saat Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional digelar dengan tertib dan penuh makna. Bertindak selaku inspektur upacara, Wakapolres Majene Kompol Andry Aryansyah, S.I.K. memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti unsur pemerintah daerah serta tamu undangan lintas instansi.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani Basaroe, jajaran BKPSDM Kabupaten Majene, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Majene, para pimpinan OPD, serta berbagai unsur undangan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membangun tata kelola pemerintahan yang disiplin, profesional, dan berintegritas.
Dalam amanatnya, Kompol Andry Aryansyah menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 bukan sekadar kegiatan seremonial rutin, melainkan momentum refleksi bagi seluruh aparatur negara untuk memperkuat komitmen pengabdian.
“Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum bagi kita semua, khususnya aparatur negara, untuk meneguhkan komitmen terhadap kedisiplinan, integritas serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas kepada bangsa dan negara,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Ia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam pembacaan Pancasila, UUD 1945, serta pengucapan Korps ASN seharusnya tidak berhenti pada seremoni belaka, melainkan menjadi pedoman nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, apabila seluruh aparatur benar-benar mengamalkan nilai tersebut secara konsisten, berbagai persoalan klasik dalam birokrasi, seperti keterlambatan dan rendahnya disiplin kerja, dapat diminimalisir bahkan dihilangkan.
“Jika kita pedomani bersama, saya yakin tidak akan ada lagi aparatur yang terlambat menjalankan tugasnya,” tegasnya.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini diharapkan menjadi pengingat kolektif bagi seluruh ASN dan elemen pemerintahan di Kabupaten Majene untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.








