Majene  

Pemkab Majene Gelar Apel Pagi Gabungan, Perkuat Sinergi dan Fokus Peningkatan Pelayanan Publik

Majene,– Pemerintah Kabupaten Majene melaksanakan apel pagi gabungan pada Senin, 2 Februari 2026, yang berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Majene. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat kerja aparatur sipil negara (ASN) serta meningkatkan sinergi antar perangkat daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Majene Bidang Administrasi Umum, Andi Amriana, dan diikuti oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Adapun OPD yang hadir antara lain Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene, Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Majene.

Dalam arahannya, Andi Amriana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta apel yang tetap hadir dan mengikuti kegiatan meskipun cuaca hujan sejak pagi hari. Menurutnya, kehadiran dan kedisiplinan ASN mencerminkan komitmen kuat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan publik.

Baca Juga  Bupati Majene Serahkan Bantuan Bagi Korban Angin Puting Beliung di Pamboang

Ia juga menyampaikan bahwa Wakil Bupati Majene sejatinya berkeinginan untuk hadir dan bertemu langsung dengan tiga OPD undangan, yakni RSUD Kabupaten Majene, Dinas Kesehatan, dan DPPKB. Namun karena kondisi tertentu, kehadiran tersebut belum dapat terwujud.

Baca Juga  Pamboang Festival 2025: Perayaan Kemerdekaan yang Semarak dan Bermakna di Kabupaten Majene

Lebih lanjut, Andi Amriana menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, khususnya di sektor kesehatan. Ia mengajak RSUD Majene untuk terus berbenah dan memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat, mengingat berbagai tantangan yang telah dan sedang dihadapi.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Majene. Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, angka prevalensi stunting mengalami peningkatan dari 30 persen menjadi 36 persen. Kondisi ini, menurutnya, membutuhkan kerja sama dan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga  Pjs. Bupati Majene Lantik Anggota PAW BPD Majene Periode 2019-2027

“Pemerintah daerah berharap seluruh pihak, khususnya Dinas Kesehatan, DPPKB, dan RSUD Majene, dapat bahu-membahu menurunkan angka stunting. Salah satu langkah penting adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk membawa anak-anak ke Posyandu secara rutin,” ujarnya.

Melalui apel pagi gabungan ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap seluruh ASN dapat kembali menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kinerja demi terwujudnya pelayanan publik yang optimal dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *