MAJENE – Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.


Bertempat di Aula Tammajarra, Kantor LPMP Majene, Musrenbang tahun ini mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan melalui Peningkatan Kualitas SDM dan Infrastruktur Daerah.” Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Majene, M. Idwar, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menyinergikan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD dengan aspirasi masyarakat. Ia menilai, penyelarasan tersebut sangat penting agar program pembangunan tahun 2027 benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong kemandirian daerah.

Sementara itu, mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Asisten III Pemprov Sulbar, H. Habibi Azis, S.STP., M.M., memaparkan sejumlah tantangan pembangunan daerah yang harus dihadapi ke depan. Ia menyoroti pentingnya transformasi ekonomi, khususnya di sektor pertanian yang masih mendominasi struktur PDRB sebesar 47,21 persen.
Selain itu, isu penurunan angka stunting yang masih berada pada angka 35,40 persen serta pengentasan kemiskinan sebesar 10,18 persen juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga harus memperkuat karakter dan nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas daerah.

Dalam arahannya, Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, menegaskan bahwa RKPD 2027 merupakan instrumen strategis untuk mencapai target pembangunan jangka panjang daerah. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan setiap program kerja memiliki keterkaitan yang kuat dengan visi pembangunan Majene.
“Musrenbang ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi fondasi dalam membangun Majene yang lebih maju dari sisi infrastruktur, mandiri secara ekonomi, dan tetap kokoh sebagai daerah yang berbudaya. Kita harus menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Majene, Sekretaris Daerah Majene H. Ardiansyah, S.STP., para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, akademisi, camat se-Kabupaten Majene, serta tenaga pendamping P3MD dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan lahir rumusan program prioritas yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Majene yang maju, mandiri, dan berbudaya.








