Majene  

Wakil Bupati Majene Buka Festival Gema Ramadhan 7, Dukung Masuk Kalender Tahunan Kabupaten

Foto ; Wakil Bupati Majene, DR. Hj. A. Rita Mariani, M.Pd, saat menyerahkan piala Festival Gema Ramadhan.

Majene – Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd, secara resmi membuka Festival Gema Ramadhan 7 yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Baiturrahman (REMASBA) Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, pada Jumat malam, 14 Maret 2025.

Festival ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Majene untuk mewujudkan Majene yang religius.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momen peningkatan kualitas ibadah dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga  Pjs. Bupati Majene bersama Sekda Majene Menyerahkan SK Pelaksana Tugas Kepala Dinas untuk Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan Masyarakat

“Marilah kita menjadikan bulan suci Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Camat Banggae, Lurah, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Putra Daerah Majene, Muh. Irfan Mumtaz Nur, Raih Prestasi Gemilang di Universitas Indonesia: IPK 3.83 dan Semangat untuk Sulawesi Barat

Sebagai bentuk apresiasi terhadap penyelenggaraan acara, Wakil Bupati menyampaikan dukungan agar Festival Gema Ramadhan yang diinisiasi oleh REMASBA dapat menjadi agenda tahunan resmi Kabupaten Majene.

“Kami sangat mengapresiasi panitia, khususnya REMASBA, yang telah sukses melaksanakan acara ini. Kami berharap Festival Gema Ramadhan ini bisa menjadi kegiatan rutin dan masuk dalam kalender tahunan Kabupaten Majene,” tambahnya.

Baca Juga  Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Pimpin Rapat di Lingkungan Sekretariat Daerah

Festival ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antarwarga, menjadikannya bagian dari tradisi keagamaan yang terus berkembang di Majene.

Penulis: RezkiEditor: Rz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *