MAJENE,– Pemerintah Kabupaten Majene kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, dan Pengawas. Prosesi tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Senin (13/04/2026), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Assamalewuang.


Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani Basharoe, M.Pd.
Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Majene Andi Irfan, S.H., M.H., Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., Wakil Ketua I DPRD Majene Abd. Wahab, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Majene H. Ardiansyah, S.STP. Hadir pula para anggota DPRD, staf ahli bupati, kepala OPD, camat, lurah, serta pejabat struktural lainnya.
Dalam prosesi tersebut, sebanyak 71 pejabat resmi dilantik dan dikukuhkan, terdiri dari 1 pejabat JPT Pratama (Eselon II), 26 pejabat Administrator (Eselon III), dan 44 pejabat Pengawas (Eselon IV).
Dalam sambutannya, Bupati Majene menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari penerapan sistem merit yang mengedepankan kompetensi dan kinerja aparatur.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya menggerakkan roda pemerintahan yang lebih efektif. Jabatan adalah amanah, bukan hak permanen,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan tiga prioritas utama Pemerintah Kabupaten Majene, yakni penguatan integritas dan komitmen anti-gratifikasi, penanganan isu strategis daerah seperti stunting, kemiskinan ekstrem, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Tidak ada keberhasilan tanpa kolaborasi. Hilangkan ego sektoral, bangun kerja sama yang solid demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib hingga selesai. Kehadiran unsur Forkopimda, termasuk Kajari dan Kapolres Majene, menjadi simbol kuat dukungan terhadap stabilitas dan profesionalitas birokrasi di daerah.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 16.35 WITA dalam suasana aman dan kondusif.
Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Majene semakin optimal dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.








