Majene  

UPTD SMK Negeri 5 Majene Gelar Acara Perpisahan, 157 Siswa-Siswi Dinyatakan Lulus

Fhoto : UPTD SMK Negeri 5 Majene menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi kelas XII

Majene, — UPTD SMK Negeri 5 Majene menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi kelas XII di halaman sekolah yang berlokasi di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sebanyak 157 siswa-siswi resmi dinyatakan lulus oleh dewan guru melalui rapat pleno kelulusan.

Semua Siswa Lulus, Dua Siswa Raih Jalur Prestasi
Dari total 157 siswa, terdiri dari 95 siswa laki-laki dan 62 siswa perempuan. Meskipun kuota jalur prestasi tersedia untuk 50 siswa, hanya dua siswa yang berhasil memenuhi kriteria nilai yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan tantangan dalam mencapai standar prestasi yang diharapkan.

Baca Juga  Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Pimpin Rapat di Lingkungan Sekretariat Daerah

Kepala Sekolah Dorong Lulusan Lanjutkan Pendidikan
Dalam sambutannya, Kepala UPTD SMK Negeri 5 Majene, Hj. Rosanna, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah ini merupakan salah satu dari dua sekolah rujukan revitalisasi di Sulawesi Barat, bersama dengan sekolah di Kabupaten Polewali Mandar. Ia mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar dapat menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Saya berharap kalian tidak berhenti sampai di sini. Lanjutkan pendidikan kalian agar kelak dapat menggantikan kami, para guru, dan terus berbakti kepada bangsa dan negara,” ujar Rosanna.

Baca Juga  Majene Luncurkan 82 Koperasi Merah Putih: Langkah Strategis Bangun Ekonomi Kerakyatan

Permintaan Dukungan untuk Fasilitas Praktik
Rosanna juga mengungkapkan bahwa sekolah saat ini masih kekurangan kendaraan untuk keperluan praktik siswa. Pihak sekolah telah menyampaikan kebutuhan ini kepada Gubernur Sulawesi Barat, Andi Ali Baal Masdar, dan berharap dukungan dari orang tua siswa serta para guru agar fasilitas tersebut dapat segera terealisasi.

Imbauan untuk Merayakan Kelulusan dengan Bijak
Menjelang akhir acara, Rosanna menghimbau para siswa untuk tidak merayakan kelulusan dengan arak-arakan atau mencoret-coret seragam sekolah. Ia menyarankan agar seragam yang masih layak pakai disumbangkan kepada adik-adik kelas atau mereka yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian sosial.

Baca Juga  Semangat Sumpah Pemuda, Kepala SDN 22 Soreang Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

“Lebih baik seragam kalian disedekahkan kepada yang membutuhkan. Itu akan lebih bermanfaat daripada dicoret-coret,” tutupnya.
Instagram

Acara perpisahan ini menjadi momen bersejarah bagi para siswa-siswi UPTD SMK Negeri 5 Majene, menandai berakhirnya masa pendidikan mereka di sekolah ini dan awal dari perjalanan baru menuju masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *