MAJENE,— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene memberikan klarifikasi resmi terkait keterlambatan pembayaran honor Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Pemkab menegaskan bahwa pembayaran honor tersebut tetap menjadi prioritas dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Majene, Irwansyah, menjelaskan bahwa anggaran honor Paskibraka sejatinya telah dialokasikan dan diajukan proses pencairannya ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Namun demikian, Kepala BKAD Majene, Kasman, mengungkapkan bahwa kendala utama terjadi pada 31 Desember 2025, akibat gangguan pada sistem aplikasi pencairan keuangan pemerintah daerah secara nasional.
“Hingga pukul 00.00 WITA di penghujung tahun, sistem belum kembali normal. Akibatnya, transaksi pembayaran tidak dapat dilaksanakan pada hari tersebut,” jelas Kasman.
Menindaklanjuti kendala tersebut, Kepala Kesbangpol melaporkan permasalahan ini kepada Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, pada 2 Januari 2026. Bupati pun menegaskan agar pembayaran honor Paskibraka segera diselesaikan tanpa penundaan.
Sebagai langkah lanjutan, pimpinan Kesbangpol dan BKAD menggelar pertemuan untuk memfinalisasi seluruh persiapan administrasi pembayaran. Dalam kesempatan itu, Kepala BKAD menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kebutuhan administrasi dari Kesbangpol.
“BKAD siap memberikan support sepenuhnya, dan proses tindak lanjut pengajuan pembayaran akan segera dilakukan,” tambah Irwansyah.
Pemkab Majene juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran para anggota Paskibraka 2025. Pemerintah memastikan bahwa kendala teknis ini tengah ditangani secara maksimal agar honor dapat segera ditransfer ke rekening masing-masing penerima.








