Majene  

Pembelajaran Kreatif dan Penuh Kasih, Guru SDN 19 Rangas Majene Bangun Semangat Belajar Siswa

MAJENE – Inovasi pembelajaran yang dipadukan dengan ketulusan dan kedekatan emosional menjadi salah satu upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Hal inilah yang terlihat di SD Negeri 19 Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Sabtu, 24 Oktober 2026, suasana pembelajaran di sekolah tersebut berlangsung interaktif dan penuh kehangatan. Pak Herman, S.Pd., menghadirkan metode pembelajaran kreatif saat mengajarkan materi tentang bagian-bagian telinga dengan memanfaatkan media animasi interaktif.

Melalui tampilan visual yang menarik, siswa diajak mengenal bagian-bagian telinga sekaligus memahami cara kerja organ pendengaran. Penggunaan animasi membantu menyajikan materi yang berkaitan dengan anatomi tubuh secara lebih konkret, sehingga pembelajaran terasa lebih menarik dan mudah dipahami.

Tidak hanya mengandalkan teknologi, Pak Herman juga mengedepankan pendekatan personal kepada siswa. Dengan penuh kesabaran, ia mendampingi anak-anak, menjelaskan materi secara bertahap, serta memberikan ruang bagi mereka untuk bertanya dan memahami pelajaran sesuai kemampuan masing-masing.

Baca Juga  Diskominfo Majene Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dan Pelayanan Informasi

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh metode dan media yang digunakan, tetapi juga oleh perhatian, kesabaran, dan ketulusan seorang guru dalam mendampingi peserta didik.

Semangat serupa juga ditunjukkan oleh Ibu Marjaniah, S.Pd., Guru Kelas 5A sekaligus Guru Bahasa Inggris di SDN 19 Rangas. Dalam proses pembelajaran, ia berupaya menghadirkan suasana yang ramah, inklusif, dan mendorong keberanian siswa untuk berpartisipasi.

Melalui pendekatan yang hangat serta pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai, siswa diharapkan semakin percaya diri dalam mengikuti pelajaran, termasuk ketika mempelajari bahasa Inggris. Suasana belajar yang tidak menakutkan juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mencoba, bertanya, dan belajar dari kesalahan.

Baca Juga  surat imbauan terkait pelaksanaan takbiran

Kreativitas dan ketulusan para guru tersebut mendapat perhatian dari Kepala SDN 19 Rangas, Misbahuddin, S.Pd., M.Pd. Ia berharap seluruh tenaga pendidik terus menjaga hubungan baik, meningkatkan kreativitas, serta mengedepankan pengabdian kepada peserta didik.

“Kami sangat berharap semua guru tetap menjaga hubungan baik, tidak hanya antar sesama rekan pendidik, tetapi terlebih lagi pengabdian, kreativitas, dan ketulusan kita terhadap anak-anak didik kita,” ungkap Misbahuddin kepada tim media.

Menurut semangat yang disampaikan tersebut, hubungan harmonis antara guru dan siswa merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang positif. Guru tidak hanya berperan menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi pendamping yang membantu menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, dan karakter baik pada diri anak.

Baca Juga  Sosialisasi Juknis SPMB Tahun Ajaran 2026 Digelar, Wakil Bupati Majene Tekankan Transparansi dan Keadilan

Pengalaman belajar yang menyenangkan, ditunjang pemanfaatan teknologi dan pendekatan yang humanis, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

Melalui praktik pembelajaran kreatif yang diterapkan para pendidiknya, SDN 19 Rangas Majene terus menghadirkan semangat pendidikan yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran. Sebab, pendidikan yang bermakna bukan hanya tentang seberapa banyak materi yang disampaikan, melainkan juga tentang bagaimana seorang guru mampu menginspirasi, membimbing, dan meninggalkan kenangan baik dalam perjalanan tumbuh kembang anak.
HG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *