Majene  

Safari Ramadan Pemkab Majene Salurkan Bantuan di Tiga Masjid Kecamatan Tubo Sendana

Majene, 28 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian kepada masyarakat.

Pada malam ke-11 Ramadan, Tim Safari Ramadan Pemkab Majene mengunjungi tiga masjid yang berada di wilayah Kecamatan Tubo Sendana.Ketiga masjid tersebut adalah Masjid Nurul Huda Kulasi, Masjid Al-Mubarak Labuang Para’baya, dan Masjid Al-Huda Baturoro. Kegiatan itu merupakan bagian dari agenda rutin pemerintah daerah selama bulan suci Ramadan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga  Gerak Cepat Pjs. Bupati Majene Habibi Azis, Berikan Bantuan dan Jenguk Korban Kebakaran di Tanjung Batu

Tim Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Kulasi dipimpin oleh Bupati Majene yang diwakili oleh Ibu Bupati Majene. Sementara itu, kunjungan di Masjid Al-Huda Baturoro dipimpin oleh Wakil Bupati Kabupaten Majene, dan di Masjid Al-Mubarak Labuang Para’baya dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene.Dalam kesempatan tersebut, masing-masing tim menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1,5 juta kepada pengurus masjid. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid selama bulan Ramadan dan seterusnya.

Baca Juga  UPTD SMK Negeri 5 Majene Gelar Acara Perpisahan, 157 Siswa-Siswi Dinyatakan Lulus

Perwakilan pemerintah daerah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Selain itu, kegiatan itu juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan di Kabupaten Majene.

Baca Juga  Bupati Majene Tinjau Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan dan Koperasi Merah Putih di Desa Limbua

Pengurus masjid dan masyarakat setempat menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan seperti itu terus berlanjut sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah yang religius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *