Majene  

Bupati dan Wakil Bupati Majene Lepas Pawai Messawe Totamma Sendana, Tradisi Syukur Khataman Al-Qur’an yang Semarakkan Budaya Mandar

MAJENE – Suasana meriah dan penuh antusiasme menyelimuti Lapangan Bura’ Sendana, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, saat Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani Basharoe, M.Pd., secara resmi melepas Pawai Arak-arakan Messawe Totamma tingkat SD/MI se-Kecamatan Sendana, Rabu (17/6/2026).

Tradisi budaya yang sarat nilai religius ini merupakan bentuk rasa syukur atas khataman Al-Qur’an para siswa. Tahun ini, kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan 242 siswa-siswi yang menunggangi 121 ekor Kuda Sayyang Pattu’du, diiringi ratusan tim rebana yang menambah semarak suasana sepanjang jalannya pawai.

Ribuan masyarakat memadati area kegiatan dan sepanjang rute pawai untuk menyaksikan tradisi khas Mandar tersebut. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang turut meramaikan lokasi acara.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Majene Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Tammerodo Sendana

Dalam sambutannya, Bupati Majene menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Sendana dalam menjaga dan melestarikan tradisi Messawe Totamma. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana menanamkan nilai-nilai keagamaan serta memperkuat identitas budaya Mandar di tengah generasi muda.

“Ini adalah bentuk syukur atas keberhasilan anak-anak kita dalam mengkhatamkan Al-Qur’an. Saya berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berbakti kepada daerah,” ujar Bupati.

Baca Juga  Kadis Kominfo SP Majene Terima Mahasiswa Unsulbar untuk PKL, Tekankan Disiplin dan Partisipasi Kegiatan Kantor

Perayaan tahun ini juga menghadirkan nuansa berbeda dengan adanya inovasi berupa dua unit bendi yang ditumpangi oleh Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, serta anggota DPRD. Kehadiran bendi tersebut menjadi simbol dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus memberikan warna baru setelah lebih dari tiga dekade tradisi ini berlangsung.

Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan pawai merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah kecamatan, Polsek Sendana, Koramil 1401-03/Sendana, dan seluruh elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Majene, Hj. Najmah B. Fattah, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Andi Nurul Fatyah, anggota DPRD Kabupaten Majene, Camat Sendana, Kapolsek Sendana, Danramil 1401-03/Sendana, tokoh pendidikan, serta para orang tua siswa.

Baca Juga  Ketua IJS Bersama Kasi Humas Polres Majene Salurkan Berkah Jumat kepada Tukang Becak

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Majene secara resmi melepas rombongan pawai yang mengelilingi ibu kota Kecamatan Sendana. Pelepasan tersebut disambut antusias dan sorak gembira masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Tradisi Messawe Totamma tidak hanya menjadi perayaan religius, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara nilai keagamaan, pelestarian budaya, dan kebersamaan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur Mandar agar tetap lestari dari generasi ke generasi.

Laporan: Aby Garudapos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *